Category: Berita Lokal


Keamanan Lingkungan


                   POS Kamling mungkin tak asing bagi kita, biasanya di tiap RT ada terdapat POS Kamling, mulai dari bangunan pondok kecil biasa sampai yang berfasilitas TV, tapi pertanyaannya apakah semua POS Kamling ada petugas nya ?, jawabnya belum tentu.                   

                    Sebagian orang atau warga mungkin beranggapan, buat apa Saya repot repot jaga, kan Saya sudah membayar iuran tiap bulannya. Memang benar apabila kita tidak dapat ikut jaga malam dapat menggantinya dengan uang, tapi sesekali meluangkan waktu kita untuk turut menjaga keamanan di saat kita libur atau cuti tentu itu lebih baik.

Ronda

Ronda

             Adapun contoh manfaat yang dapat saya ambil adalah :

Pertama sudah jelas keamanan lingkungan terjaga, walaupun sudah ada hansip dan satpam keamanan lingkungan bukan Cuma tanggung jawab mereka, tapi tanggung jawab kita bersama.

kedua mempererat tali silaturahim, yang tadinya kita jarang bertemu atau bertegur sapa sesama warga, akan lebih akrab berkomunikasi, dan bahkan bukan tidak mungkin akan terjalin hubungan bisnis baru yang menguntungkan.

Ketiga sebagai hiburan, obat suasana kerjaan yang mungkin sedikit meningkatkan kadar stress kita.

            Yang jelas dengan keamanan mandiri ini manfaatnya untuk kita bersama juga, seseorang atau kelompok yang akan berniat jahat di wilayah kita tentunya akan lebih cepat kita ketahui dan antisipasi, atau mungkin bencana alam dan sebagainya. Jadi mari luangkan waktu untuk keamanan wilayah kita.

Iklan

Batik Buat Lebaran


Batik motif serat kayu selingkuh bayak diminati pembeli, bahkan perajin sampai kewalahan memenuhi order pelanggan                    Meskipun hari raya Idul Fitri tahun ini masih 18 hari ke depan, permintaan batik di sejumlah perajin batik di kampung batik, Dusun Banyumas, Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura, terus mengalami peningkatan.

                    Menurut Suadah (47), salah satu perajin batik, peningkatan mencapai 100 sampai 500 lembar batik dalam seminggu. Permintaan itu berasal dari lembaga pemerintahan dan perusahaan yang akan dibuat untuk bingkisan Lebaran. “Katanya bapak-bapak yang datang ke sini untuk dibuat bingkisan Lebaran,” ujar Suadah, Jumat (12/8/2011).

                     “Sejak awal Ramadhan, permintaan terus meningkat sehingga saya dan beberapa karyawan lainnya harus menambah jam kerja di malam hari,” ungkap Suadah.

                      Sementara itu, Nur Halimah, perajin batik lainnya, menuturkan, yang paling banyak dipesan oleh pembeli selama dua bulan terakhir adalah batik motif serat kayu. “Motif serat kayu di beberapa perajin batik cukup ada dua warna saja. Tetapi, kami memilih warna yang variatif tanpa merubah karakter semula, hasilnya lebih banyak diminati pembeli,” tutur Nur Halimah.

                     Hasil inovasinya itu, lanjut Nur Halimah, oleh para pembelinya disebut dengan batik motif “selingkuh”. Istilah selingkuh itu karena warna pada motif batik serat kayu dipadu dengan warna yang lebih variatif. “Karena warnanya bermacam-macam, kemudian disebut batik selingkuh,” ujarnya.

                        Per lembar batik ukuran 2 x 2 meter di perajin dijual seharga Rp 70.000. Tidak jarang pula ada permintaan jenis motif batik lainnya yang lebih bagus, yang harganya mulai dari Rp 100.000 sampai Rp 500.000.

                      Abdurrahman, salah satu pengusaha batik di Dusun Banyumas, Desa Klampar, Kecamatan Proppo, menuturkan, sejak awal Ramadhan, banyak pembeli yang datang langsung ke perajin. Mereka beralasan lebih murah jika dibandingkan dengan membeli di pasar, gerai, atau toko batik di Pamekasan. Selisihnya per potong batik mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 50.000.

sumber PAMEKASAN, KOMPAS.com

Buaya


       Terkadang kata ini membuat kita takut sekaligus ngeri apabila mendengarnya, tapi pemandangan seperti ini menjadi hal yang biasa bagi penduduk sengata kutai timur.

         Anak anak seolah mendapatkan boneka baru, mereka tanpa rasa takut memegang, dan bahkan bermain diatas hewan buas tersebut. Padahal apabila kita bertemu sang buaya tersebut kita pasti akan lari langkah seribu, walaupun sang buaya tersebut hanya tersenyum simpul.